Tanamkan Akhlak dan Kesadaran Hukum Sejak Dini, Ponpes SMB II Gelar Pembekalan dan Matasantri Santri Baru

0
WhatsApp Image 2026-07-18 at 18.56.37

Tanamkan Akhlak dan Kesadaran Hukum Sejak Dini, Ponpes SMB II Gelar Pembekalan dan Matasantri Santri Baru

Palembang, beranda-berita.com – Pondok Pesantren SMB II menggelar kegiatan Pembekalan dan Matasantri bagi santri dan santriwati baru tahun ajaran terbaru, mulai dari jenjang MI (Madrasah Ibtidaiyah), MTs (Madrasah Tsanawiyah), hingga MA (Madrasah Aliyah), yang juga dihadiri para wali santri.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Pimpinan Ponpes SMB II, Ustadz Sony Suharsono, SH, M.Pd.I, dan turut dihadiri Penasehat Hukum (PH) tetap Ponpes SMB II, Adv. H. Edison Wahidin, SH, MH, serta perwakilan Kanwil Kemenag Sumatera Selatan, H. Nirwan.
Dalam sambutannya, Ustadz Sony Suharsono menegaskan bahwa kegiatan pembekalan ini menjadi langkah awal dalam membentuk karakter santri yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki kedisiplinan dan tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa.
Sementara itu, Adv. H. Edison Wahidin yang akrab disapa Bung Edw, dalam penyampaian materinya memberikan penekanan pentingnya kesadaran hukum yang berlandaskan akhlak.
“Saya juga pernah menjadi santri. Pendidikan agama dan pendidikan umum harus berjalan seimbang. Yang perlu kita tanamkan adalah kesadaran hukum, dan itu berawal dari akhlak,” ujar Bung Edw.
Menurutnya, seseorang yang memiliki akhlak mulia akan lebih mudah menaati hukum. Sebaliknya, lemahnya akhlak seringkali menjadi penyebab terjadinya berbagai pelanggaran.
“Oleh karena itu, pesantren tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga membentuk karakter, agar lahir generasi yang berilmu, beriman, dan taat hukum,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bung Edw juga menyampaikan lima bekal utama yang harus dimiliki oleh setiap santri, yaitu:
Iman yang kuat sebagai landasan membedakan yang benar dan salah
Akhlak yang mulia sebagai mahkota seorang muslim
Disiplin sebagai kunci kesuksesan
Taat terhadap aturan agama, pesantren, dan negara
Semangat belajar karena ilmu adalah cahaya kehidupan
Tak hanya itu, ia juga memberikan pesan khusus kepada para wali santri agar turut berperan aktif dalam mendukung pendidikan anak di pesantren, di antaranya:
Mendukung seluruh kebijakan pesantren
Tidak membela kesalahan anak jika terbukti melanggar
Menjalin komunikasi yang baik dengan pihak pesantren
Menjadi teladan dalam kejujuran, kedisiplinan, dan ibadah
Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan antusiasme dari para santri maupun wali santri. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama, menandai harapan besar lahirnya generasi santri yang berakhlak mulia, berilmu, dan berintegritas tinggi di masa depan.
( Novi )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share on Social Media