Komitmen Wujudkan UHC, Pemkab Ogan Ilir dan BPJS Kesehatan Daftarkan 250 Marbot Jadi Peserta JKN OGAN ILIR
Komitmen Wujudkan UHC, Pemkab Ogan Ilir dan BPJS Kesehatan Daftarkan 250 Marbot Jadi Peserta JKN
OGAN ILIR – beranda-berita.com – Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir memperkuat sinergi dengan BPJS Kesehatan guna memberikan perlindungan sosial dan jaminan kesehatan bagi pekerja sektor keagamaan. Sebanyak 250 petugas masjid (marbot) di wilayah Kabupaten Ogan Ilir resmi terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui segmen Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) Pemerintah Daerah.
Langkah strategis ini merupakan tahap awal dari program perlindungan menyeluruh. Pemkab Ogan Ilir saat ini tengah memvalidasi data sekitar 600 marbot di seluruh kecamatan agar dapat tercover secara bertahap.
Wakil Bupati Ogan Ilir, Ardani, menegaskan bahwa jaminan kesehatan merupakan kebutuhan mendasar bagi masyarakat, terutama bagi para pengabdi di sektor keagamaan. Menurutnya, kesehatan adalah modal utama agar para marbot dapat terus menjalankan tugas serta menafkahi keluarga.
”Kesehatan adalah modal utama agar kita bisa tetap beraktivitas dan menafkahi keluarga. Karena itu, jaminan kesehatan jauh lebih berharga daripada materi semata,” ujar Ardani.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palembang, Muhammad Fakhriza, mengapresiasi komitmen Pemkab Ogan Ilir dalam memperluas cakupan kepesertaan JKN secara berkelanjutan demi tercapainya Universal Health Coverage (UHC).
”Dukungan dari pemerintah daerah merupakan kunci utama dalam mewujudkan perlindungan kesehatan menyeluruh. Kami imbau agar tingginya tingkat kepesertaan ini dibarengi dengan keaktifan peserta, sehingga manfaatnya dapat dirasakan optimal saat membutuhkan layanan medis,” ungkap Fakhriza.
Berdasarkan data BPJS Kesehatan per 1 September 2026, cakupan kepesertaan JKN di Kabupaten Ogan Ilir telah mencapai 95,84 persen dari total 455.217 jiwa penduduk. Capaian tersebut mengindikasikan mayoritas warga Ogan Ilir telah terlindungi oleh sistem jaminan kesehatan sosial.
Ke depan, kolaborasi BPJS Kesehatan dan Pemkab Ogan Ilir akan terus diperkuat melalui integrasi data marbot serta optimalisasi sosialisasi kanal layanan JKN hingga ke tingkat desa.
( M. Ardiansyah. )
