Ketua JWI Sumsel: Dugaan Perundungan di SMPN 33 Palembang Bukan Akibat Kelalaian Sekolah, Perlu Kolaborasi Orang Tua dan Guru

0
WhatsApp Image 2026-07-14 at 08.13.35

Ketua JWI Sumsel: Dugaan Perundungan di SMPN 33 Palembang Bukan Akibat Kelalaian Sekolah, Perlu Kolaborasi Orang Tua dan Guru

Palembang – Ketua Organisasi Masyarakat Jaringan Wanita Indonesia (JWI) Provinsi Sumatera Selatan, Novianti, S.H., menyampaikan pandangannya terkait dugaan kasus perundungan (bullying) yang terjadi di SMP Negeri 33 Palembang.
Novianti, SH mengajak seluruh pihak mengedepankan pembinaan terhadap anak serta mendukung langkah penyelesaian yang humanis dan edukatif. Menurutnya, persoalan tersebut tidak dapat serta-merta dinilai sebagai bentuk kelalaian pihak sekolah.
Hal itu disampaikan Novianti usai melakukan pertemuan langsung dengan Kepala SMP Negeri 33 Palembang, Nurbaity, S.Pd., M.Pd., guna memperoleh informasi yang utuh terkait peristiwa yang menjadi perhatian publik tersebut.
Menurut Novianti, kasus yang melibatkan peserta didik harus disikapi secara bijaksana dengan mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak. Mengingat para pihak yang terlibat masih berstatus pelajar dan berada dalam usia wajib belajar, penyelesaian yang mengutamakan pembinaan dinilai menjadi langkah yang paling tepat.
“Anak-anak yang terlibat masih berada pada usia sekolah. Oleh karena itu, yang dibutuhkan saat ini adalah sinergi dan kolaborasi antara guru, pihak sekolah, serta orang tua dalam memberikan pembinaan agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” ujar Novianti.
Ia menambahkan, pihak sekolah selama ini telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dalam mendidik peserta didik. Karena itu, penyelesaian persoalan hendaknya dilakukan secara objektif berdasarkan fakta, tanpa terburu-buru menyimpulkan adanya kelalaian dari institusi pendidikan.
Ketua JWI Sumsel juga mengapresiasi perhatian berbagai pihak terhadap persoalan tersebut. Menurutnya, kepedulian masyarakat merupakan bentuk komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan ramah anak.
Novianti mengungkapkan bahwa persoalan ini juga telah menjadi perhatian serius Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, yang berharap setiap permasalahan di lingkungan sekolah dapat diselesaikan melalui pendekatan edukatif, restoratif, dan mengedepankan kepentingan masa depan anak.
JWI Sumatera Selatan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak memperkeruh situasi dengan penyebaran informasi yang belum terverifikasi. Sebaliknya, semua pihak diharapkan mendukung upaya sekolah, orang tua, dan pemerintah dalam melakukan pembinaan terhadap peserta didik agar tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, berakhlak, dan bertanggung jawab.
“Perlindungan terhadap anak merupakan tanggung jawab bersama. Mari kita jadikan peristiwa ini sebagai momentum memperkuat sinergi antara keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat demi menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas dari perundungan,” tutup Novianti.
( Suwarso )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share on Social Media